Tampilan Baru, Semangat Baru

Kamis, Agustus 14, 2014 || oleh Faris Arifiansyah

writing

Seperti yang sudah saya sampaikan pada postingan minggu lalu, sudah setahun saya tidak menulis di blog ini. Kesibukan di dunia nyata membuat saya tidak bisa menyempatkan diri untuk menulis. Selain itu, terkadang saya juga sedikit kesulitan untuk menemukan bahan tulisan.. Hehe..

Postingan ini bukan apa-apa melainkan hanya sekedar pemberitahuan dan "pemberian semangat" kepada diri saya sendiri untuk bisa "kembali" menulis lagi di sini. Sekitar 2 minggu lalu saya telah menyelesaikan urusan perubahan tampilan pada blog ini. Mudah-mudahan dengan tampilan yang baru ini bisa memotivasi saya untuk kembali berbagi dan bercerita di sini. Jika melihat ke belakang memang jumlah artikel/postingan saya dari tahun ke tahun selalu menurun.

Tahun 2010 = 55 artikel
Tahun 2011 = 33 artikel
Tahun 2012 = 16 artikel
Tahun 2013 = 5 artikel
Tahun 2014 (sampai saat ini dan termasuk artikel ini) = 2 artikel

Ya, tingkat "kerajinan" saya semakin menurun dari yang semula pada tahun 2010 saya berhasil mem-publish 55 artikel, tahun lalu saya hanya dapat membuat 5 artikel saja. Haha

Maka dari itu saya berharap dengan "wajah" baru ini, saya bisa melanjutkan tulisan saya lagi dan semoga selalu bisa bermanfaat pagi para pembaca. Aamiin.. :)

Di akhir artikel ini, saya ingin melampirkan beberapa kata bijak yang mungkin bisa membuat saya (dan anda selaku pembaca) termotivasi untuk tetap konsisten menulis.

Berikut ini kata-kata bijak sebagai penutup artikel kali ini:
Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.

~ Pramoedya Ananta Toer ~
Ketika sebuah karya selesai ditulis, maka pengarang tak mati. Ia baru saja memperpanjang umurnya lagi.

~ Helvy Tiana Rosa ~
 Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya.

~ Imam Ali ~
Tulisan itu rekam jejak. Sekali dipublikasikan, tak akan bisa kau tarik. Tulislah hal-hal berarti yg tak akan pernah kau sesali kemudian.

~ Helvy Tiana Rosa ~
Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.

~ Seno Gumira Ajidarma ~

Sumber Kata Bijak : Goodreads

You Might Also Like

Facebook Comments

0 komentar

Like us on Facebook

Blog Stats

Subscribe