Ramadhan terakhirku disini

Kamis, Agustus 18, 2011 || oleh Faris Arifiansyah

Saat ini adalah tahun ketiga aku belajar di Sekolahku tercinta, yakni SMKN 1 Cimahi. Ini berarti tahun terakhir-ku disini. Sebenarnya bukan yang terakhir sih, memang masih ada kelas 4 nanti, tapi di kelas 4 nanti aku akan PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang berarti tidak di sekolah.


Di ramadhan-ku yang terakhir disini, aku kembali bertugas sebagai panitia sanlat seperti tahun lalu. Namun berbeda dengan tahun lalu, tahun ini aku menjadi panitia inti. Tahun lalu aku hanya membantu - bantu kelas 3. Nah sekarang saatnya kami tingkat 3 mempersembahkan yang terbaik untuk sanlat tahun ini. Dan kebetulan tema sanlat di sekolahku tahun ini adalah "Jika ini ramadhan terakhirku..".


Sekarang aku mu tanya, Apa yang akan kalian lakukan jika ini ramadhan terakhir kalian?? Kalau aku sih sebenernya ga mau ini ramadhan yg terakhir. Tapi jika benar2 aku tau bahwa ini ramadhan yang terakhir buatku, aku akan beribadah, beramal, berbuat baik sebanyak-banyaknya dan melakukan hal - hal positif.


Pesantren kilat di sekolah kami dimulai tanggal 15 Agustus lalu hingga tanggal 20 Agustus. Berbeda dengan 2 hari sebelumnya, pesantren kilat hari ini bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, yaitu tanggal 17 Agustus. Dikarenakan hal ini, maka sanlat hari ini dimulai agak telat karena siswa dan panitia harus mengikuti upacara peringatan HUT RI ke 66. Upacara dimulai jam setengah 8.


Pembina upacaranya adalah Kepala Sekolah kami Bpk. Drs. Ermizul. Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan berlangsung dengan khidmat. Peserta upacara tidak ada yang mengobrol. Petugas paduan suara pun menyanyikan lagu dengan lebih baik dari biasanya karena nada-nya sedikit dinaikkan dari biasanya sehingga suara yang dihasilkan menjadi maksimal.


Setelah pengibaran bendera, dilakukan pembacaan pembukaan UUD 1945 oleh petugas. Kemudian setelah itu juga dibacakan Pancasila dan Teks Proklamasi oleh Pembina Upacara. Lalu amanat dari pembina upacara. Sehabis amanat pembina upacara, Dinyanyikan lagu dari Ismail Marzuki - Indonesia Pusaka dan Ibu Sud - Tanah Airku oleh tim paduan suara disertai angklung. Tidak lupa setelah itu ada instrumental lagu 17 Agustus (H Mutahar - Hari Merdeka) oleh tim marching band dari ekskul LSP & GSP.


Tidak jarang tim marching band mengagetkan para peserta karena pada saat saat tertentu secara tiba - tiba menabuh drum-nya. Bahkan orang di depanku tampak kaget ketika itu. Aku sempat tertawa melihatnya :ngakak Oiya, Lagu penutup upacara pengibaran ini adalah hymne SMKN 1 Cimahi. "Jayalah slalu almamaterku SMK Negeri Satu Cimahi" potongan liriknya. Setelah itu ada pembacaan do'a yang mengakhiri upacara.


Seselesainya upacara, aku langsung bergegas ganti baju. Pada sanlat kali ini, aku memegang jabatan sebagai seksi publikasi. Namun karena tugas publikasi sudah beres, jadi aku bertugas menjadi seksi keamanan membantu teman yang lainnya. Seksi keamanan memang sangat dibutuhkan. Terbukti pada saat solat dhuha ada beberapa peserta sanlat yang tidak melaksanakannya. Ini adalah tanda bahwa peserta belum bisa memaknai tema sanlat tadi yaitu "jika ini ramadhan terakhirku.."


Seusai solat dhuha, peserta di bawa ke aula untuk mendapatkan materi dari pemateri yang kami undang. Pemateri menyampaikan materi yang isinya mengena di hati peserta. Hal ini dilakukan agar siswa - siswi peserta sanlat bisa merubah akhlaknya untuk kedepannya. Walaupun sanlat hanya berlangsung 2 hari untuk setiap angkatan, sangat diharapkan bisa merubah akhlak & perilaku siswa - siswi menjadi lebih baik.



Pesantren kilat hari ini selesai jam setengah 2. Setelah itu aku dan panitia lain tidak langsung pulang, melainkan seperti biasa melakukan evaluasi terhadap apa yang dilakukan hari ini. Dan memperbaiki kesalahan - kesalahan yang terjadi supaya tidak terulang lagi. Setelah evaluasi barulah aku pulang. Begitulah cerita ramadhanku hari ini.


Foto panitia (Aku paling kanan):


nametag:


Selesai..

You Might Also Like

Facebook Comments

0 komentar

Like us on Facebook

Blog Stats

Subscribe