Dua Tahun Sudah

Sabtu, Juni 18, 2011 || oleh Faris Arifiansyah

Dua tahun sudah aku berada di SMKN 1 Cimahi tercinta ini. Begitu banyak suka dan duka aku rasakan disini. Awal aku masuk kesini adalah pertengahan tahun 2009. Saat itu aku bahkan tidak menyangka akan diterima di sekolah ini. Sebelum diterima di STM ini, aku melewati 3 test, yaitu tes akademik, tes psikotest, dan tes dasar kejuruan. Tes akademik dan psikotes dilalui dengan cukup baik karena aku memang sudah mempersiapkannya.


Setelah kedua tes tersebut, aku mengikuti tes dasar kejuruan. Tes inilah yang benar-benar membuat aku pesimis akan diterima di SMKN 1 Cimahi ini. Tidak terlintas sedikit-pun di pikiranku akan keluar soal-soal yang sama sekali tidak aku mengerti. Dari 90 soal (kalo ga salah), mungkin aku hanya menjawab kurang dari 10 soal yang benar dan sisanya salah.

Karena sadar betul kemungkinan diterima kecil, aku-pun mempersiapkan cadangan dengan mendaftar ke SMAN 2 Cimahi. Sambil menunggu pengumuman penerimaan, aku terus belajar untuk mempersiapkan testing di SMA 2 Cimahi. Akhirnya hari 'H' pun tiba. Sekitar jam setengah 6 pagi, temanku Anto tiba2 datang kerumahku dan bilang kalau aku diterima. Aku kaget. Aku bilang "kata siapa?". Terus katanya dia liat online. Karena ga yakin, aku coba buka situs smkn 1 cimahi ke bagian ppdb. Lalu aku masukkan nomor peserta-ku dan ternyata benar, aku diterima. Untuk lebih memastikannya, aku langsung bersiap-siap menuju smkn 1 cimahi.

Dan hasilnya memang benar. Aku diterima disini. Aku tidak menyangka, bahkan aku diterima di pilihan pertama-ku yaitu teknik komputer dan jaringan. Aku sangat senang sekali. Setelah semua itu terlewati, akupun mulai melakukan kegiatan belajar mengajar. Selama sekitar 3 bulan awal, Aku tidak begitu mengenal teman2 sekelasku. Kami masih kaku satu sama lain. Tapi sekarang setelah dua tahun ini, aku sudah mengenal betul teman-temanku sekelas. Aku benar2 merasa nyaman berada di kelas ini. Bulan Desember 2010 lalu kami mendapat musibah. Teman kami feby muhamad alkautsar meninggalkan kami untuk selamanya. Kami semua sangat sedih sekali. Bahkan aku tak kuasa menahan air mataku saat datang melayat. Kami selalu berdo'a agar dia mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.

Oh iya, aku juga mengikuti ekskul disini. Ekskul yang aku ikuti adalah futsal. Tapi aku hanya mengikuti ekskul ini setahun saja, yakni pada saat kelas 1. Ini dikarenakan aku merasa terkucilkan berada di ekskul ini. Aku kurang bisa bergaul dengan temanku di ekskul ini. Memang sih kemampuanku tidak sehebat mereka semua, tapi aku masuk ke ekskul ini untuk meningkatkan kemampuanku ini. Namun, dikarenakan kurang mendapat dukungan dari teman, aku-pun memutuskan untuk keluar dari ekskul.

Setelah keluar dari ekstrakulikuler futsal, aku diajak oleh teman untuk ikut organisasi. Yah, daripada tidak ada kegiatan, lebih baik aku ikut saja sekaligus bisa menambah wawasanku tentang cara berorganisasi yang baik. Di organisasi ini aku mendapat teman-teman yang baik. Meski aku sering bolos kumpul, mereka tetap bersikap biasa kepadaku. Inilah yang membuatku semakin betah di sekolah ini.

Kini, tanggal 17 Juni, aku tinggal menunggu hasil raport. Aku harap aku dan teman sekelas masih bisa bersama tahun depan. Tidak berkurang seorang-pun. Amiin.

Begini ceritaku.. Apa Ceritamu? (haha indomie)

Selesai...

You Might Also Like

Facebook Comments

0 komentar

Like us on Facebook

Blog Stats

Subscribe