Pengamen cilik yang terjatuh

Jumat, Februari 05, 2010 || oleh Faris Arifiansyah

Rabu, 13 januari 2010

hari ini seperti biasa aq pergi sekolah. Aq belajar seperti biasa mulai dari matematika hingga basa sunda.

Setelah selesai belajar, kira kira jam 3 sore, aq berniat utk pulang. Namun regy mengajakku kerumah farid karena dia belum tau jalannya. Akhirnya aq pun memutuskan utk kerumah farid.

Farid dan dwi brgkat dluan naik angkot, sedangkan aq dan regy ke kerkof dlu mengambil motor. Aq dan regy ke kerkof menaiki angkot cangkorah. Setelah beberapa lama menaiki angkot, ada 2 pengamen yg masih kecil memasuki angkot yg aq tumpangi. Mereka brnyanyi hingga selesai.

Setelah selesai, anak itu meminta uang. Dan ada seorang bapa yg mmberiKan seribu rupiah.. S'telah mndapatkan uang, anak itu ingin turun dari angkot. Namun supir angkot tdk mndengarkannya. Akhirnya kedua pengamen kecil itupun memutuskan untuk langsung terjun dari angkot

Dan apakah yg trjadi? Kedua anak itu trjatuh. Seorang ibu - ibu kaget. Dan angkot pun langsung mengerèm mndadak. Sementara itu, aq dan regy trtawa puas, karena kedua anak itu jatuh dgn posisi yg sangat lucu. Wah bener2 lucu itu mah. Tidak bisa diungkapkan dngn kata2.

S'telah kejadian itu, angkot kmbali maju. Dan beberapa saat kemudian aq dan regy smpai di tempat. Aq menunggu regy diluar. Pada saat aq menunggu, aq melihat kedua pngamen itu lagi. Dan mereka sedang mengamen di angkot yg berbeda. Rupanya mereka belum kapok...

Akhirnya setelah beberapa menit, regy keluar. Kami pun menuju rumah farid. Setelah sekitar stngah jam, kami pun sampai. Trnyata farid belum sampai. Aq dan regy pun menunggu. Satu menit kmudian, farid dan dwi pun sampai.

Kami berempat pun memulai mengerjakan tugas unattended. Sekitar jam 06.15 sore, dwi pulang duluan. Smntara aq dan regy msh mngrjakan tugas di rumah farid. Akhirnya sekitar jam 7 kurang, kami selesai. Aq dan regy pun pulang...

You Might Also Like

Facebook Comments

3 komentar

Like us on Facebook

Blog Stats

Subscribe